Usaha Anda Rusak Karena Ulah Anda Sendiri? - Baperan | Ragam Berita Terkini | Beritanya Bikin Baper

Usaha Anda Rusak Karena Ulah Anda Sendiri?

08 January 2020

Tips Usaha Sehat
Mau tahu cara cepat merusak pasar kita sendiri??? baca ini sampai habis.

Coba bikin Promo banting harga ke pelanggan-pelanggan kita. Entah diskon besar, entah buy 1 get 2, dan semacam itu. Lalu lakukanlah terus menerus, beberapa bulan beruntun gitu..

Amati, awalnya memang cuss cepat naik. Tapi nantinya akan sampai pada titik pelanggan kita jadi sensitif sama harga normal kita. Kalau ga Promo, maka ga beli, pada nunggu dipromoin dulu.

Niatnya mau naikin omzet, tapi malah bikin rusak pasar kita sendiri 😱

Jadi Promo banting harga berarti ga boleh dong?

Promo ibarat doping, sesekali boleh (dengan catatan timing dan taktik yang tepat). Tapi kalau terus-terusan jadi lumayan ngeri ntar.

Dari pengalaman itu, 3 hal yang paling sering kita lupakan dalam menjalankan kegiatan Marketing adalah :

1. Lupa membagi strategi Promo

Bedakan strategi promo antara calon pelanggan baru, dengan pelanggan lama. Jangan Promo yang sama diberlakukan.

Pelanggan lama itu tanpa promo 'gila-gilaan' sebenarnya sudah mau beli produk kita kok, cari strategi yang bikin mereka makin loyal supaya beli lebih sering, beli lebih banyak.

2. Lupa menaikkan Value bisnis kita.

Semakin value bisnis kita berharga, makin sesuai kebutuhkan pasar, maka otomatis pelanggan akan mencari produk kita tanpa harus kita susah payah banting-bantingan harga terus menerus.

Ingat juga bangun pondasi yang kokoh. Ini syarat mutlak kalau mau naikin sales, dan Promo sebagai percepatannya. (Bisa cek lagi post sebelum ini)

Marketing terbaik adalah pelanggan yang puas dan merekomendasikan tanpa diminta.

3. Lupa mensinkronkan siklus marketing.

Jangankan mensinkronkan strategi siklus marketingnya, dulu siklusnya apa juga belum tahu kok. hehehe. 🙈

Baru belajar, ternyata siklus marketing ada lima. Masing - masing harus punya strategi yang tepat dan nyambung :

- satu, mendapatkan pelanggan baru
- dua, merubah mereka jadi pelanggan
- tiga, membuat mereka beli lebih sering
- empat, ......
- lima, ........
(Biar seru isilah titik-titik di atas. Hehehe 🤭😂)

Mungkin sobat juga pernah mengalami juga. Boleh dong berbagi pengalamannya. Mari kita belajar bersama.

Salam berkah melimpah

Note : Cerita berdasar pengalaman sendiri, dan bagi orang lain bisa berbeda ya. 😊
Share on :

No comments:

Post a Comment