Belajar Saham, 7 Pengetahuan Dasar - Baperan | Ragam Berita Terkini | Beritanya Bikin Baper

Belajar Saham, 7 Pengetahuan Dasar

31 July 2020

Belajar Saham, 7 Pengetahuan Dasar

Untuk berinvestasi, bagi Anda seorang pemula di dunia pasar modal, ada bagusnya jikalau anda memahami istilah paling dasar di pasar saham, karena ini penting untuk mengatur mindset anda.

Adapun sebagian istilah paling dasar di dunia pasar saham yang perlu Anda kenal diantaranya adalah:

1. Sekuritas 

Sekuritas adalah surat utang yang likuid atau dengan kata lain surat dengan sifat gampang ditransaksikan secara cepat. Sekuritas juga dapat disebut sebagai kepemilikan aset atau dari perusahaan yang melaksanakan penerbitan sekuritas. Istilah sekuritas cenderung mengacu pada saham, obligasi, serta produk investasi lainnya.

Ragam sekuritas terbagi 2 yaitu utang dan ekuitas. Utang ialah salah satu ragam kepemilikan surat berharga yang mempunyai masa jatuh tempo. Tipe sekuritas ini biasanya sering kali dibuat jaminan untuk kemudian ditebus kembali. Sementara ekuitas, ialah kepemilikan saham pada suatu entitas atau perusahaan berbadan hukum.

2. Rekening dana nasabah 

Rekening Dana Nasabah atau yang acap kali disebut RDN merupakan sebuah rekening yang dibuka oleh nasabah sebagai perantara dalam perdagangan efek. RDN juga sebagai format pemberian kuasa dari nasabah terhadap Bank dalam perjanjian kerjasama dengan KSEI untuk melakukan transaksi RDN.

3. Pasar sekunder 

Pasar sekunder ialah dimana pasar yang mengerjakan jual beli efek yang diterbitkan di pasar premier, biasanya digunakan apabila nasabah menarik surat utang sebelum jatuh tempo. Transaksi jual beli saham di pasar sekunder juga dijalankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan prasyarat efek telah tercatat untuk dimiliki publik.

Adapun macam perdagangan di pasar sekunder antara lain, yakni pasar reguler, pasar negosiasi dan pasar tunai. Pasar reguler ialah jual beli dalam satuan lot sebesar 100 lembar saham dengan mekanisme atau alur tawar menawar secara lelang lewat JATS (Jakarta Automated Trading System).

Untuk pasar negosiasi ialah transaksi tak dijalankan di pasar Bursa Efek, melainkan via member bursa atau sekuritas dengan transaksi yang dijalankan per lembaran saham. Sedangkan pasar tunai ialah pasar yang tersedia untuk penjualan saham secara real time.

4. Indeks 

Yang disebut dengan Indeks ialah sebuah tolok ukur atau ukuran dalam angka statistik yang menampakkan perubahan atau pergerakan harga saham menurut kriteria tertentu yang diaplikasikan sebagai sarana investasi. Sedangkan indeks saham ialah suatu hal yang penting untuk memantau performa atau daya kerja bursa secara lazim.

5. Kustodian 

Kustodian yakni suatu institusi yang mempunyai tanggung jawab dalam mengamankan aset keuangan dalam perusahaan bahkan perorangan. Kustodian juga diketahui dapat disebut dengan wadah penitipan kolektif dari asset seperti saham, obligasi, serta dividen.

6. Stock split 

Stock split disini adalah pemecahan suatu lembar saham menjadi lebih banyak dengan mengaplikasikan nominal yang lebih rendah secara proporsional. Adapun tujuannya dari stock split ialah membikin saham lebih likuid, mempermudah pemodal kecil berinvestasi dan memperkecil rasio yang diterima pemodal.

7. Dividen

Kemudian yang terakhir adalah dividen, yakni porsi atau komponen dari laba bersih perusahaan yang dibagikan terhadap para pemegang saham dalam jangka waktu tertentu. Tetapi dalam melaksanakan pembagian dividen, perusahaan wajib mendapatkan persetujuan dari semua pemegang saham dalam Rapat Pemegang Saham (RUPS).
Share on :

No comments:

Post a Comment